Showing posts with label pakard technologis informasion and communication. Show all posts
Showing posts with label pakard technologis informasion and communication. Show all posts

Wednesday, September 5, 2012

Nokia PureView And Best Imaging Innovation 2012

Nokia PureView 808 menjanjikan pengalaman kamera yang tinggi bagi penggunanya karena fitur piksel yang besar, sensor resolusi tinggi 41 megapiksel autofocus kalah dengan camera canon atau kamera digital yang lain biasanya 12Mp atau 15MP aja dengan Xenon Flash dan kinerja tinggi Carl Zeiss optik dan baru teknologi pixel oversampling. Dengan resolusi standar (2/3, 5 dan 8 megapixel), perangkat ini akan memiliki kemampuan untuk memperbesar tanpa kehilangan ketajaman, kondensasi menjadi satu piksel untuk foto paling tajam. layar 4 inch AMOLED capacitive dengan resolution 640 x 360 pixel.



Nokia 808 PureView juga memiliki full HD 1080p video recording dan pemutaran dengan zoom 4 kali. Perangkat ini menawarkan prosesor single core 1.3 GHz. Nokia 808 PureView terutama difokuskan pada fitur kamera  dengan 41 MP, RAM 512 MB dan  built-in  memori 16GB dan dapat diupgrade hingga 32 GB atau 48 GB.  Fitur lainnya, mendukung Wi-Fi, Bluetooth, NFC, GPS dan DLNA.

Dengan teknologi kamera baru yang revolusioner PureView yang ada di dalamnya, smartphone ini berhasil meraih penghargaan Best Mobile Device di Mobile World Congress 2012 dan penghargaan untuk Best Imaging Innovation 2012 dari the Technical Image Press Association.

Nokia 808 PureView sepertinya hanya tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan putih dan dibanderol dengan harga Rp6.500.000.


Spesifikasi dari Nokia PureView 808

  • Dimensions: 123.9 mm x 60.2 mm x 13.9 mm
  • Weight: 169 g
  • CPU: 1.3GHz ARM 11 Processor
  • Memory and Storage: RAM 512 MB, Internal 16384 MB, Cards: Expandable upto 48GB with 32GB Micro SD
  • OS Type: Nokia Symbian Belle
  • Display:   AMOLED Size: 4 in Resolution: 360 x 640
  • Camera: 41 megapixel camera sensor with Nokia Pureview Pro imaging technology and Carl Zeiss optics 41 MP (38 MP effective, 7152 x 5368 pixels), autofocus, Xenon flash
  • Video: Full HD video
  • Radio: FM Radio RDS
  • GPS: AGPS
  • Interface: Full Touch
  • Battery: 1400 mAh Lithium Ion (Li-Ion)
  • Stand-by: 540 h Maximum 3G standby time
  • Talk time: 6.5 h Maximum 3G talk time
Share

Thursday, March 3, 2011

Hadirnya Apple ipad Perangkat Apple Tablet terbaru

Perangkat yang terbaru teknologi di dunia ini telah muncul secara resmi di situs Apple.com/ipad. Perangkat tablet sexy yang langsing (tebalnya cuman 0.5 inch) yang digadang-gadang akan menjadi perangkat penerus kehebohan Apple Ipod akhirnya diluncurkan juga. Perangkat tablet ini dinamai secara resmi Apple iPad dan dijual mulai dari harga 499 USD atau 5 jutaan rupiah.



Anda dapat membaca dan mengirim email menggunakan iPad berlayar lebar ini, mengimpor foto dari Mac, PC atau kamera digital, serta mengorganisasinya dalam album dan menampilkannya menggunakan slideshow iPad yang elegan. Anda juga dapat melihat film, Youtube dalam tampilan HD dan membaca ebook yang bisa didownload dari Apple iBookstore sambil mendengarkan musik.


Apple melengkapi iPad ini juga dengan versi baru iWork software produktivitas yang didesain utk Multi-Touch, serta aplikasi Pages®, Keynote® and Numbers® yang bisa dibeli melalui App Store seharga $9.99.



Berikut ini adalah fitur dan spesifikasi Apple iPad:
- Beratnya 1.5 pounds dengan layar 9.7-inch capacitive touchscreen LED multitouch dilengkapi prosesor Apple 1Ghz Apple “A4″ chip yang dibuat oleh P.A. Semi.
- Batere tahan lama selama 10 jam dengan 1 bulan standby. Kita bisa memilih iPad dengan memori 16, 32 atau 64 Gb.
Ada connector Dock 30-pin, speaker, microphone, Bluetooh, 802.11n WiFi dan  3G optional. Serta ada accelerometer dan kompas. Ada juga keyboard dock yang bisa dicolok di posisi portrait.


Perangkat ini juga dilengkapi software iTunes serta dapat menjalankan aplikasi iPhone. Pengembang bisa mengguankan iPhone OS SDK yang ada saat ini untuk membuat aplikasi utk iPad.
Versi 3G dengan HSDPA dapat dijalankan pada jaringan AT&T saat ini.







Share

Wednesday, February 9, 2011

PENGERTIAN DAN ARTI IPV6 ATAU IP VERSI 6

IP adalah singkatan dari Internet Protocol  yang sering digunakan dalam jaringan dengan TCP/IP menjadi ketinggalan. Karena sekarang ini telah terdapat berbagai aplikasi pada internet yang membutuhkan kapasitas IP jaringan yang sangat besar dan dengan jumlah yang sangat banyak. Aplikasi-aplikasi tersebut di antaranya email, multimedia menggunakan internet, remote access, FTP (File Transfer Protocol), dan lain sebagainya. Aplikasi ini membutuhkan supply layanan jaringan yang lebih cepat dan fungsi keamanan menjadi faktor terpenting di dalamnya.

Kebutuhan akan fungsi keamanan tersebut tidak dapat dipenuhi oleh IPV4, karena pada IP ini memiliki keterbatasan, yaitu hanya mempunyai panjang address sampai dengan 32 bit saja. Dengan demikian, diciptakanlah suatu IP untuk mengatasi keterbatasan resource Internet Protocol yang telah mulai berkurang serta memiliki fungsi keamanan yang handal (relia¬bility). IP tersebut adalah IPV6 (IP Versi 6), atau disebut juga dengan IPNG (IP Next Generation). IPV6 merupakan pengembangan dari IP terdahulu yaitu IPV4. Pada IP ini terdapat 2 pengalamatan dengan panjang address sebesar 128 bit.


Penggunaan dan pengaturan IPV4 pada jaringan dewasa ini mulai mengalami berbagai masalah dan kendala. Di mulai dari masalah pengalokasian IP address yang akan habis digunakan karena banyaknya host yang terhubung atau terkoneksi dengan internet, mengingat panjang addressnya yang hanya 32 bit serta tidak mampu mendukung kebutuhan akan komunikasi yang aman.

IPv6 mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi karena berada pada level Network Layer, sehingga dapat mencakup semua level aplikasi. Hal tersebut berbeda dengan IPV4 yang bekerja pada level aplikasi. Oleh sebab itu, IPV6 mendukung penyusunan address secara terstruktur, yang memungkinkan Internet terus berkembang dan menyediakan kemampuan routing baru yang tidak terdapat pada IPV4.

Jadi perbedaan antara IPV4 (Internet Protocol Versi4) dan IPV6 (Internet Protokol Versi6) pada panjangnya pengalamatan address. IPV4 memiliki panjang address sampai dengan 32 bit saja, sedangkan IPV6 atau disebut juga dengan IPNG (IP Next Generation) memiliki panjang address sampai 128bit.



Share

Tuesday, June 15, 2010

10 Virus komputer yang berbahaya

1. Storm Worm
Muncul tahun 2006, disebut “Storm Worm” karena menyebar via email dengan judul “230 dead as storm batters Europe”. Storm worm adalah program Trojan horse. Beberapa versinya bisa buat komputer menjadi bots. Atau biasa digunakan hacker untuk spam mail melalui internet.
2. Leap-A/Oompa- A
Mac yang punya konsep security through obscurity yakin tidak akan terserang virus karena OS nya sistem tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau biasa disebut Oompa-A muncul. Menyebar lewat iChat pada Mac. Setelah Mac terserang, virus itu akan mencari kontak melalui iChat dan mengirimkan pesan ke setiap kontak itu. Pesannya itu berisi file corrupt yang berbentuk JPEG. Memang tidak berbahaya, namun hal ini menyatakan bahwa masih mungkin akan ada virus berbahaya yang menyerang MAC.
3. Sasser and Netsky
Penciptanya anak Jerman umur 17 tahun, Sven Jaschan. Sasser menyerang Microsoft Windows. Sasser ini tidak menyebar via email tapi jika satu komputer terkoneksi ke komputer yang kena virus ini. Virus ini membuat komputer tidak bisa di-shutdown tanpa mencabut power. Netsky nyebar melalui email dengan 22 Kb attachment file dan jaringan Windows. Bisa bikin serangan DoS. Sven Jaschan tidak dipenjara hanya diberi masa percobaan 1 tahun 9 bulan, karena umurnya masih di bawah 18 tahun.
4. MyDome (Novarg)
Mulai menyerang tanggal 1 Februari 2004, virus ini membuat backdoor di OS. Pertama kali tanggal 1 itu mulai DDoS. Kedua, tanggal 12 Feb, virus ini berhenti menyebar dan mulai buat backdoors. MyDoom menyebar via email, selain itu selalu search di search engines, seperti Google mulai menerima jutaan permintaan pencarian dan bikin lambat sampai akhirnya crash. Gara-gara MyDoom, Senator US Chuck Schumer mengajukan pembuatan National Virus Response Center.
5. SQL Slammer/Saphire
Muncul Januari 2003, menyebar cepat lewat internet. Waktu itu membuat layanan ATM Bank Amerika crash, hancurnya layanan 911 Seattle, dan Continental Airlines membatalkan beberapa penerbangan karena error check in dan ticketing. Bikin rugi lebih dari $1 milliar sebelum di-pacthed.
6. Nimda
Ini juga tahun 2001, kebalikan dari kata “admiN”. Penyebarannya sangat cepat, menurut TruSecure CTO Peter Tippet, Nimda hanya butuh 22 menit buat menjadi Top Ten saat itu. Target nya server-server Internet, menyebar lewat Internet. Nimda akan membuat backdoor ke OS. jadi penyerang bisa akses ke server dan berbuat apa saja. Nimda juga menjadi DDoS.
7. Code Red & Code Red II
Muncul musim panas 2001, menyerang OS Windows 2000 & NT. Virusnya bakal membuat buffer penuh sehingga menghabiskan memori. Paling seru waktu berhubungan sama White House, semua komputer yang kena virus ini bakalan otomatis akses ke web server di White House secara bersamaan, jadi bikin overload, alias serangan DDoS. Akhirnya Microsoft rilis patchnya saat itu.
8. The Klez
Muncul tahun 2001, menyebar via email, replikasi kemudian terkirim ke orang-orang di address book. Bikin komputer tidak bisa beroperasi, bisa mematikan program antivirus.
9. ILOVEYOU
Setelah “Melissa”, muncul dia dari Filipina, bentuk nya worm, program standalone dapat me-replikasi sendiri. Menyebar via email, judulnya”surat cinta” dari pengagum rahasia . Original file nya LOVE-LETTER- FOR-YOU.TXT. vbs. VBS singkatan Visual Basic Scripting. Penciptanya adalah Onel de Guzman dari Filipina.
10. Melissa
Dibikin tahun 1999 oleh David L Smith, basicnya Microsoft Word macro. Menyebar via email dengan dokumen “Here is that document you asked for, don’t show it to anybodey else.”. Kalau sampai dibuka, virus akan replikasi dan otomatis terkirim ke top 50 di address book email. Smith dipenjara 20 bulan dan denda $5000 serta dilarang mengakses komputer tanpa pengawasan.

Share
src='http://sites.google.com/site/t4belajarblogger/js_t4belajarblogger/y-emo.js' type='text/javascript'/>